Maafkan saya yang telah lancang membuat surat untukmu, saya bukan Fatimah Zahra yang mampu mencintaimu dalam sampai setan pun tidak mengetahuinya. Maaf jika saya telah menaruh hati padamu sejak awal kita berkenalan, tanpa sengaja saya mengingat namamu yang entah kenapa membuat saya penasaran akan sosokmu, kau tau bertapa bahagianya saya saat kamu menyebutkan nama saya, dan kau tau saya suka mencuri pandangmu dalam diam, bahkan sering kali mata kita bertemu dalam satu titik, ya jantung saya bergetar saat kamu malah tersenyum, entahlah kenapa mata ini selalu ingin menatapmu, terus dan terus walau saya tau itu adalah prilaku yang salah, tapi lambat bulan saya lupa akan dirimu. Dan waktu kita kelas 2 SMP, saya kaget saat kamu mendekati teman saya, dia anak yang pintar dikelas, dan paling tua diantara kita bahkan kau, ya saya tau saya memang tidak pantas untuk dekat denganmu, setidaknya kita saling kenal itu sudah cukup bagi saya, entahlah kenapa saya penasaran akan hubungan kamu dengan dia, akankah orang seperti mu bisa terjerumus dalam zina yang tentu dan sudah pasti dilarang oleh agama, dan bukankah kita pun sedang berada dipenjara suci?
Kau PACARAN!!! Saya gak menyangka bahwa kau akan tergoda, dan sejak saat itu saya pun mulai melupakanmu, bahkan menjauhi agar tidak bertemu muka denganmu, setelah saya tau sikap kamu gimana, ya kamu selalu ingin menang, kamu pun ingin selalu dihargai, dan kamu pun pencemburu. bernarkan apa yang saya katakan? jujurlah jika kau memang seperti itu.
Dan waktu kita kelas 3 SMP, saya tidak menyangka bahwa kita akan menjadi sahabat, ya kita dekat bahkan anak kelas menggosipkan saya dengan kamu, saya senang bisa dekat denganmu tapi saya tidak suka saat semua teman kelas menggosipkan kita. kamu masih ingat 2 kali kita dipasangkan saat pelajaran Balaghoh dan Tauhid. Jujur saya senang sekali, jantung saya bergetar saat nama saya dipanggil setelah nama kamu, dan saya takut saat kamu pun terus menerus memandang saya dengan tatapan yang tajam dan sulit untuk saya artikan, kau tau apa yang saya takutkan? kau pasti tak pernah tau bahwa saya takut jika rasa itu hadir kembali. Ya benar rasa itu muncul saat kamu sering mengajak saya untuk bercanda, kedekatan kita membuat saya bahagia setiap masuk kelas, bahkan saya sering membantu kau dengan adik-adikan mu yang bernama Maulida, menyampaikan apa yang Maulida rasakan dan Maulida takutkan, dan cara itu pun berhasil buat kita nambah dekat, kita sering bermain dan bercanda bareng dan kita tidak berdua kita ber-9 sahabatan mereka adalah: Zihad, Fahmi, Irsyad, Kamu, Ani, Liza, Putri, Rina dan saya. Dan kita juga saling membantu satu sama lain, entahlah kenapa saya merasa sakit saat mengetahui jika sahabat saya sendiri menyukai kamu, Ani. Ya kamu kenal diakan? kau tau dia menyukaimu? sungguh aku bingung saat itu. Padahal kamu tau dialah yang sering menggosipkan kita tapi kenapa dia malah menyimpan rasa denganmu, haruskah saya menjauh setelah kita sudah dekat, dan untuk saya dekat denganmu itu tidaklah mudah. Dan ketika saya cari tau ternyata dia merasa nyaman dengan apa yang telah kamu lakukan untuknya, kau telah membuatnya tersenyum, tertawa, dan nyaman. Kau tau saya sering terluka saat kau bercanda dengannya.
Kau tau saya dan dia satu kamar sehingga sulit bagiku untuk tidak mengetahui apa yang terjadi, apalagi saya dan Ani sahabat, hati ini terasa sesak saat mendengar setiap cerita yang selalu dia beritahu pada saya. Dan entah kenapa air mata saya selalu menetes setelah mendengar ceritanya. Sering kali saya selipkan namamu dalam doa pada malam hari, dan dalam doa saya:
"Tuhan maafkan saya telah lancang menyukai ciptaanmu, sungguh saya ingin kau jadikan dia imam untukku kelak, namun jika dia memang bukan jodohku, saya mohon jauhkanlah saya dengannya agar saya tidak melakukan apa yang enggkau tidak suka. namun jika dia jodohku dekatkanlah kami dalam satu ikatan."
Maaf jika saya telah mencintaimu dalam diam, karena saya tidak ingin apa yang saya rasakan itu diketahui oleh sahabat-sahabat saya, karena sudah begitu banyak wanita yang menyukaimu dan mengagumi kepintaranmu dan suaramu. Awalnya saya kira saya hanya mengagumimu namun kenapa rasa itu masih bertahan saat berulang kali kau lukai saya, saat berulang kali kau tolehkan luka dihati saya, saat sering kali kau abaikan saya begitu saja. saat sering kali ucapanmu melukai hati dan perasaan saya. dan saat dirimulah penyebab air mata ini selalu menetes. Dalam diam saya mengkhatirkanmu, dalam diam saya sering berdoa untuk kebaikanmu, dalam diam pun saya selalu mencari tau masalah apa yang sedang kau hadapi. Itulah saya yang hanya mampu mencintaimu dalam diam, saya juga bingung akankah rasa ini mampu bertahan untuk selamanya? Dan sebenarnya rasa apa yang saya rasakan untukmu? Cintakah? Sayangkah? atau hanya Kagum?
Kau tau Dam, iya kamu adalah Sadam Syahrir Romli, anak cowok yang pintar, tampan dan mempunyai suara emas, anak hadroh pula. begitu banyak sainganku untuk mendapatkanmu, begitu banyak perjuanganku untuk selalu membuatku dekat denganmu, dan begitu banyak pengorbananku untuk melupakanmu. Hati dan perasaan telah ku korbankan, tangisan dan tawaan juga telah ku rasakan.
Sakit saat mengetahui kau ingin menjadikan Maulida sebagai kekasih hatimu, tidak kau pikir prilakumu akan membuat hati seseorang terluka, Jahat sungguh jahat dirimu, kau tau bahwa aku punya perasaan padamu tapi kenapa kau tak pernah perduli dengan hati ini yang masih bertahan untukmu. Kau beda dengan laki-laki yang dulu aku kenal saat perkenalan, laki-laki yang ku kenal dulu itu adalah laki-laki yang pendiam, rajin sholah malam dan puasa, giat belajar, dan jauh dari apa yang Allah larang. tapi lihatlah kenapa laki-laki itu bisa berubah begitu drastis sampai aku muak jika kau lemparkan senyumanmu itu. Dulu aku senang sekali saat kau ternyum padaku. Tapi kini aku malah membencinya.
Begitu sulitnya diriku untuk melupakan mu Dam, bahkan disaat Fahri datang pun aku malah mengabaikannya. Ya karena saat itu perasaanku masih untukmu, 4 tahun Fahri berjuang untuk mendapatkanku namun, lagi-lagi aku tidak pernah melihat perjuangannya dan mengabaikan perasaannya begitu saja. namun aku sadar saat semua teman-temanku menyuruhku untuk bersama Fahri dan melupakan masa laluku dengan kau, menurutku itulah cara agar aku bisa cepat lupa denganmu Dam, dan cukup lama aku berpikir akhirnya aku pun mulai membuka hatiku untuk Fahri dan menerima apa yang dia perjuangkan, aku bahagia sungguh saat aku perlahan mulai melepaskanmu bersama Maulida.
Puaskah Dam, melihat aku dengan dia bersama? cemburukah dirimu telah mengabaikanku? ku rasa tidak! ya untuk apa kau cemburu bukankah kau sudah bahagia dengan dia? Aku bodoh emang pernah mencintaimu yang jelas-jelas itu akan menyakiti diriku sendiri.
Ya ku harap itu akan jadi kenangan pada masa lalu, 6 tahun aku kenal denganmu Dam, membuat aku merasakan sakitnya cinta yang bertepuk sebelah tangan, menunggumu membuat aku sabar dan melepaskanmu untuk dia mengajarkan aku arti keikhlasan Dam, entahlah Dam, aku bahagia apa tidak dimiliki Fahri, kau tau Dam? Aku memang mencintainya tapi lebih mengharapkanmu!
Aku mengaharapkanmu untuk jadi calon imamku kelak, dan calon dari anak-anakku. tapi itu hanya lah keinginanku dimasa lalu. kau adalah kenangan yang mungkin tidak akan pernah kulupakan Dam.
Sadarkah kau telah menyakiti perasaan wanita yang tidak berdosa? Semoga bahagia dengan dia Dam.
Jumat, 18 Oktober 2019
Jumat, 11 Oktober 2019
Inikah Perjuangan
Ya allah....
aku capek dengan semua ini, bolehkah aku mengeluhkan ini semua, maafkan aku ya allah, aku bingung dengan apa yang telah aku pikirkan, ya aku memang harus semangat menjalani ini semua,
aku capek dengan semua ini, bolehkah aku mengeluhkan ini semua, maafkan aku ya allah, aku bingung dengan apa yang telah aku pikirkan, ya aku memang harus semangat menjalani ini semua,
Jumat, 27 September 2019
Demo Mahasiswa
Setelah demo mahasiswa mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.
Dari demo di berbagai daerah, kebanyakan aksi tersebut dilaksanakan di gedung wakil rakyat. Di Kalbar misalnya, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar demo di depan Gedung DPRD Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak. Sekjen Solmadapar Kalbar, Heri dalam orasinya menyatakan, pihaknya menolak RUU KUHP dan RUU KPK serta meminta dikembalikannya legalitas lembaga anti rasuah tersebut. "Kami juga meminta para wakil rakyat dari Kalbar untuk menandatangani surat pernyataan penolakan terhadap RUU KUHP dan RUU KPK. Kalau para wakil rakyat tersebut menolak maka kami akan menduduki gedung," ujarnya. Di Sulteng, aksi ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi digelar di kawasan Kantor DPRD Sulteng, Kota Palu.
Aksi ini sempat berlangsung ricuh. Massa aksi terlihat kesal karena tak satu pun anggota DPRD Sulteng hingga pukul 11.48 WITA belum menemui mereka. Sementara di Sumbar ribuan mahasiswa juga demo di kantor DPRD Sumbar di Kota Padang. Seorang mahasiswa Muhammad Jalal saat orasi mengatakan kedatangan mahasiswa ke DPRD Sumbar untuk menyampaikan penolakan mereka. "Kemarin kita menggelar aksi di Kantor Gubernur dan ingin menemui gubernur, tapi tidak ada. Apakah hari ini kita ditemui anggota DPRD Sumbar," katanya. Tidak hanya tiga wilayah itu, gelombang demo juga terjadi di DPRD Sumatra Selatan, Palembang, DPRD Jawa Tengah di Kota Semarang, DPRD Sumatra Utara, Medan dan masih banyak lagi. Sementara di Jakarta, aksi di gedung DPR/MPR yang berujung bentrok antara aparat dan mahasiswa sempat menjatuhkan korban. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada 273 orang yang dirawat di 24 rumah sakit Jakarta. Yang menjadi pokok persoalan sehingga disuarakan oleh mahasiswa ini adalah penolakan terhadap RUU KUHP, UU KPK yang baru, RUU Permasyarakatan dan undang-undang lainnya. Tapi, dari sekian banyak tuntutan itu, RKUHP yang paling mencuat. Pasal-pasal Kontroversial RUU KUHP Pembahasan RUU KUHP diselesaikan oleh Pemerintah dan DPR pada 15 September lalu. Pembahasan itu dikebut pada 14-15 September 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta. Aliansi Nasional Reformasi KUHP (koalisi 40 LSM) menilai pembahasan itu 'diam-diam' dan menghasilkan draf yang memuat sejumlah masalah. Politikus PPP dan anggota Panja RKUHP Arsul Sani sudah membantah rapat itu digelar secara diam-diam. Sebaliknya, Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Anggara Suwahju pada 16 September 2019 menyatakan: "RUU KUHP dibahas tanpa legitimasi dan transparansi yang kuat. Pengesahannya harus ditunda." Ada sejumlah pasal kontroversial di RUU KUHP yang dinilai bermasalah dan memantik demo ribuan mahasiswa di berbagai kota, antara lain:
1. Pasal RUU KUHP soal korupsi yang memuat hukuman yang lebih rendah daripada UU Tipikor.
2. Pasal RUU KUHP tentang penghinaan presiden dan wakil presiden yang mengancam pelaku dengan penjara maksimal 3,5 tahun.
3. Pasal RUU KUHP tentang makar yang bisa diancam hukuman mati, seumur hidup atau bui 20 tahun.
4. Pasal RUU KUHP soal penghinaan bendera
5. Pasal RUU KUHP soal alat kontrasepsi
6. Pasal RUU KUHP soal aborsi
7. Pasal RUU KUHP soal Gelandangan
8. Pasal RUU KUHP tentang Zina dan Kohabitasi
9. Pasal RUU KUHP soal Pencabulan
10. Pasal Pembiaran Unggas dan Hewan Ternak
11. Pasal RKUHP tentang Tindak Pidana Narkoba
12. Pasal tentang Contempt of Court Pasal di RUU KUHP tentang penghinaan terhadap badan peradilan atau contempt of court juga dikritik.
13. Pasal Tindak Pidana terhadap Agama
14. Pasal terkait Pelanggaran HAM Berat (pasal 598-599) Penjelasan soal poin-poin pasal ini bisa dibaca di (Isi RUU KUHP dan Pasal Kontroversial Penyebab Demo Mahasiswa Meluas). Pada 20 September lalu, Presiden Joko Widodo meminta DPR untuk menunda pengesahan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
Dalam keterangan persnya, ia mengatakan, penundaan itu dilakukan setelah melihat berbagai kritik atas sejumlah pasal. “Dan setelah mencermati masukan-masukan dari berbagai kalangan yang berkeberatan dengan sejumlah substansi-substansi RUU KUHP, saya berkesimpulan masih ada materi-materi yang membutuhkan pendalaman lebih lanjut,” ujar Jokowi di Istana Bogor, Jumat (20/9/2019) siang. “Untuk itu saya telah memerintahkan Menteri Hukum dan HAM sebagai wakil pemerintah, untuk menyampaikan sikap ini kepada DPR RI, yaitu agar pengesahan RUU KUHP ditunda. Dan pengesahannya tidak dilakukan oleh DPR periode ini,” tambahnya. Respons Ketua DPR RI Setelah serangkaian demo yang dilakukan diberbagai daerah, terutama aksi di Jakarta yang menyasar gedung DPR RI. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Soesatyo angkat suara. Ia mengatakan semua Rancangan Undang-Undang (RUU) yang ditolak mahasiswa sudah ditunda. "Semua Rancangan Undang-Undang [RUU] sudah kami tunda, jadi tidak ada lagi yang harus disampaikan aspirasinya," ujar Ketua DPR yang akrab disapa Bamsoet itu di RS Pelni Petamburan Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). Namun, ketika ditanyakan sampai kapan penundaan tersebut, Bamsoet tidak bisa memastikan. Namun, jika anggota DPR yang bertugas sampai 30 September tidak bisa menyelesaikan, maka akan dilanjutkan ke pembahasan ke periode berikutnya. Bamsoet mengatakan akan menyerahkan kepada mahasiswa jika memang masih ada yang ingin menyampaikan penolakannya ke Gedung DPR. "Saya membuka diri, sampaikan apa yang menjadi aspirasinya. Dan nanti apa yang bisa kami lakukan dalam kapasitasnya kami sebagai Dewan Perwakilan Rakyat," ujar Bamsoet.
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
tanggal: 24 september 2019
Setelah demo mahasiswa
mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai
daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi
Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Setelah demo mahasiswa
mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai
daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi
Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Rabu, 28 Agustus 2019
Kamis, 22 Agustus 2019
My Brithday Seventen
Happy Brithday
Begitu banyak kejutan yang ku temukan dihari ulang tahun ini.
aku merasa menjadi orang yang beruntung bisa disayangi oleh banyak orang.
di umurku yang 17 tahun ini aku menemukan kejutan yang tak pernah ke duga.
My Wish to My Britday:
- Semoga bisa menjadi anak yang sukses dunia akhirat
-Semoga selalu diberikan umur yang panjang
-Semoga selalu diberikan rezeki yang melimpah
-Semoga ditahun ini bisa menjadi yang lebih baik lagi
-Semoga menjadi lebih dewasa lagi
-Semoga diberikan kemudahan dalam belajarnya
-Dan semoga apa yang diimpikan dan cita-citakan akan segera tercapai.
Amiiinnnn....
Dan ucapan terima kasih kepada semuanya:
-My friends DEIZA *.* ^.<
-For you all: Putmal, Rosita, Intan, Liza, Kholisah, untuk kejutan dan jebakannya
-And My little family: Mba Fira, Mba Ismi, Mba Tuti, Ida, Lili, dan Syifa untuk perayaannya.
-And to my motivasi Mba Maula Hania makasih untuk vidionya.
-And to you My litle sister Syarifah, Labibah, Mita, dan Dillah.
-And to you My litle sister Syarifah, Labibah, Mita, dan Dillah.
-And thank to Ilham Irsyad untuk doa-doanya. *,*
-And untuk kamu Ahmad Gifari, Thank you soo much untuk semuanya. ^.^
Jumat, 26 April 2019
Being a writer is a road not taken. So less travelled.
Menjadi seorang penulis adalah cara meraih kesuksesan tanpa pesaing. Ya, karena menjadi penulis adalah jalan yang tidak banyak dipilih orang. Satu-satunya pesaing untuk menjadi penulis adalah diri Anda sendiri.
Siapa bilang menjadi penulis tidak bisa menghasilan uang? Banyak wadah yang dapat Anda jadikan sumber penghasilan melalui tulisan. Dari mulai menulis buku, artikel di koran/majalah, menjadi penulis hantu (ghost writer) para tokoh atau selebriti, menulis naskah skenario film, menulis puisi, apapun itu. Menulis selain menyenangkan, menjadi sumber penghasilan, ia juga dapat membuat Anda terkenal. Hmm… menarik ya 
Dalam buku writerpreneur karangan Ahmad Gaus, berbagai profesi kepenulisan yang bisa ditekuni dan menghasilkan banyak uang. Diantaranya adalah menjadi ghost writer, membuka lembaga konsultan penulisan, menjadi editor independen, atau sebagai pelatih (trainer) kepenulisan.
“Jika kamu ingin mengenal dunia, maka membacalah. Namun jika ingin dunia mengenalmu, maka menulislah!”
Entah Anda ingin menjadi penulis profesional ataupun sekedar ingin mahir menulis, beberapa tips ini akan sangat Anda butuhkan sebagai penulis pemula. Tidak ada yang tidak mungkin. Menerbitkan buku dengan nama Anda sebagai penulisnya bukanlah suatu hal yang mustahil.
Sekarang, saatnya kita kupas satu persatu hal apa yang Anda butuhkan untuk menjadi seorang penulis pemula agar bisa sekelas penulis professional.
Sekarang, saatnya kita kupas satu persatu hal apa yang Anda butuhkan untuk menjadi seorang penulis pemula agar bisa sekelas penulis professional.
1. Banyak Membaca
Ada input ada output. Kita mendengar untuk berbicara dan kita membaca untuk menulis. Seorang bayi tidak akan pernah bisa berbicara tanpa mendengar terlebih dahulu perkataan dari orang tuanya. Begitupun seorang penulis. Anda tidak akan bisa menulis tanpa membaca. Bacaan adalah modal awal Anda untuk membuat tulisan. Apa yang Anda baca akan menjadi semacam database yang dapat memperkaya tulisan Anda.
Jika Anda benar-benar ingin serius menghasilkan sebuah tulisan, ada sebuah trik khusus yang bisa kami bagikan kepada Anda. Cara untuk menulis efektif adalah dengan membaca efisien. Artinya, jika Anda tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membaca, Anda perlu membaca secara efisien. Membaca efisien adalah membaca dengan fokus pada tujuan awal untuk mencari informasi yang diperlukan saja. Pakailah sistem baca cepat atau bacakilat untuk mendapatkan informasi yang Anda butuhkan. Catatlah semua detail penting sebagai referensi Anda dan jadikan ia modal awal untuk menghasilkan tulisan pertama Anda.
Kumpulkan dan baca semua materi tentang tulisan yang akan Anda buat. Dari sana akan banyak inspirasi yang akan Anda dapatkan.
Baca juga : Tips membaca buku secara efektif
Baca juga : Tips membaca buku secara efektif
2. Genre Fiksi dan Non Fiksi
“Sebenarnya ketika kita menulis apa yang kita suka, secara tidak langsung kita sudah memberi napas di buku itu” (Alanda Kariza, Penulis muda berbakat dan produktif)
Mulailah menulis dari yang hal/bidang yang Anda sukai.
Tentukan genre tulisan yang akan Anda tekuni. Biasanya ini tergantung pada karakter Anda. Jika Anda gemar berimajinasi dan sering memiliki ide cerita menarik, jenis tulisan fiksi seperti novel atau cerpen bisa Anda garap. Namun jika Anda lebih menyukai sesuatu yang ilmiah atau tips-tips praktis dalam kehidupan, jenis tulisan non fiksi bisa Anda tekuni.
Ada beberapa keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis tulisan baik fiksi dan non fiksi.
Menulis fiksi cenderung lebih menyenangkan. Anda akan lebih banyak mengandalkan kemampuan berimajinasi dan improvisasi suatu jalan cerita. Selain itu, buku fiksi lebih sering menjadi best seller dan tak jarang yang diadopsi menjadi sebuah film. Sehingga, menulis fiksi berpotensi menghasilkan passive income bagi Anda. Selain itu, menulis fiksi adalah “cara aman” untuk menuangkan ide atau gagasan. Anda tidak harus menjadi diri Anda sendiri dalam menyampaikan gagasan Anda. Anda bisa bersembunyi di balik tokoh-tokoh yang Anda buat dalam cerita Anda. Hal inpun membuat tulisan fiksi lebih diterima banyak orang karena tidak terkesan menggurui.
Sedangkan tantangan untuk menulis fiksi adalah jalan cerita yang benar-benar harus menarik karena disitulah letak kekuatan karya fiksi. Daya imajinasi benar-benar harus Anda mainkan.
Sedangkan tulisan non-fiksi memiliki potensi yang tak kalah luar biasa dengan tulisan fiksi. Dengan menulis buku fiksi, terutama yang berkaitan dengan “How to”, Anda berpotensi untuk menjadi seorang pakar dalam suatu bidang. Anda akan dikenal sebagai pakar melalui buku yang Anda tulis. Apa dampaknya? Anda akan dipercaya banyak orang untuk menyampaikan materi Anda di depan publik.
3. Ciptakan Lingkungan Kondusif
Carilah mentor Anda dalam menulis. Hal ini bisa Anda dapatkan dari mengikuti pelatihan menulis maupun gabung di komunitas para penulis.
Saat ini sudah banyak pelatihan menulis yang ditawarkan berbagai lembaga. Selain itu, beberapa komunitas saat ini juga sudah mulai banyak yang mewadahi para penulis pemula. Gabunglah ke dalamnya. Temukan mentor yang hebat di sana. Selain itu gabung ke komunitas penulis dapat menciptakan peluang networking bagi Anda. Biasanya, banyak dari mereka yang sudah kenal dengan para redaktur media atau editor penerbitan. Manfaatkan jaringan ini untuk menerbitkan karya pertama Anda.
4. Sisihkan Waktu Per Hari Untuk Menulis
Saya ingin memberi tahu Anda satu fakta menarik. Anda pasti sudah familiar dengan novel negeri 5 menara bukan? Yup, novel trilogi karangan Ahmad Fuadi tersebut berhasil tembus menjadi best seller dan sudah sukses diangkat ke layar lebar. Tahukah Anda bahwa sang penulis sebelumnya sama sekali tidak tahu menahu soal penulisan novel. Istrinyalah yang membelikan buku “How to Write a Novel”. Lalu apa kunci sukses beliau menulis novel?
Ternyata ia hanya membutuhkan konsistensi. Ia hanya meluangkan 1,5 jam setiap harinya untuk menyelesaikan novelnya. Yup. Hanya 1,5 jam per hari untuk menulis dan sekarang novelnya sudah begitu fenomenal.
Baca juga : 5 Manfaat kesehatan membaca setiap hari
Baca juga : 5 Manfaat kesehatan membaca setiap hari
5. Kolaborasi dengan Penulis Lain
Cara untuk cepat menghasilkan karya Anda dalam sebuah buku adalah dengan berkolaborasi. Ajaklah teman Anda yang sama-sama ingin menulis buku namun masih bingung caranya. Bicarakan konsep bukunya, buat outlinenya dan bagi tugas. Dengan begitu, pekerjaan menulis ini akan jauh menjadi lebih ringan dan tak disangka, dalam hitungan kurang dari satu tahun naskah Anda bisa jadi sudah diterbitkan! Anda akan menemukan buku bertuliskan nama Anda di rak-rak “new arrival” dalam toko buku. Pasti menyenangkan ya.
6. Tentukan Deadline
Nah yang tidak kalah penting adalah membuat batasan waktu dalam menulis. Kapan naskah Anda akan selesai? Beri batasan waktunya! Jika Anda ingin menerbitkan buku, buat batasan waktu misalkan 3 atau 4 bulan. Jika Anda ingin menulis sebuah artikel di media massa, tentukan pula waktunya misalnya 1 minggu. Begitupun jika Anda ingin menghasilkan ragam tulisan yang lain. Buatlah standar baku untuk tulisan Anda.
7. Buat timeline
Setelah menentukan deadline kapan naskah Anda akan selesai, buatlah time line waktu bekerja Anda. Buatlah outline dari buku atau tulisan yang akan Anda tulis. Pecah dalam beberapa bab atau sub bab. Berapa waktu yang akan Anda pakai untuk setiap bab?
Berapa lama Anda akan membuat outline? Setelah itu, berapa lama waktu yang Anda akan pakai untuk riset? Berapa lama waktu pengerjaan setiap bab? Berapa lama waktu untuk editing? Dan seterusnya.
Nah, setelah ini, cobalah untuk menuliskan apapun yang Anda suka dan sesuai dengan bidang Anda. Semoga artikel ini bermanfaat, terutama bagi Anda yang sudah lama ingin sekali menulis namun belum memulainya.
Senin, 22 April 2019
Benci Akan Rasa Ini
Tuhan...
Rasa ini hadir kembali...
Aku tak sanggup menahannya.
Aku rindu dia tuhan, maafkan aku Fahri...
Aku tidak bisa membohongi perasaan ku sendiri.
Kenapa aku lemah karena mu? kenapa aku lemah karena rindu?
Rasa ini hadir kembali...
Aku tak sanggup menahannya.
Aku rindu dia tuhan, maafkan aku Fahri...
Aku tidak bisa membohongi perasaan ku sendiri.
Kenapa aku lemah karena mu? kenapa aku lemah karena rindu?
Masa lalu....
Jauh tertinggal di ujung waktu
Membayang tepat di senja mata
Jauh di sana.
Membayang tepat di senja mata
Jauh di sana.
Masa lalu....
Kini hanya kepingan berdebu
Tersimpan di sudut waktu
Membeku bagai salju di perujung bumi.
Kini hanya kepingan berdebu
Tersimpan di sudut waktu
Membeku bagai salju di perujung bumi.
Masa lalu....
Itu hanya hangat yang mendekap
Memeluk jasad di akhir cinta
Hujan rintik menjadi saksi buta hitam.
Itu hanya hangat yang mendekap
Memeluk jasad di akhir cinta
Hujan rintik menjadi saksi buta hitam.
Masa lalu....
Hanya tuhan yang tahu
Semua warna pelangi akhirnya memudar
Waktu adalah penghapus terbaik.
Hanya tuhan yang tahu
Semua warna pelangi akhirnya memudar
Waktu adalah penghapus terbaik.
Masa lalu....
Kini ku berkubang kenangan memori
Cinta yang gugur di bawah langit biru
Cinta yang abadi di ceruk hati.
Kini ku berkubang kenangan memori
Cinta yang gugur di bawah langit biru
Cinta yang abadi di ceruk hati.
Masa lalu....
Salah siapa hati ini berkhianat?
Membuka buku lama yang sudah usang
Menabur garam di atas luka.
Salah siapa hati ini berkhianat?
Membuka buku lama yang sudah usang
Menabur garam di atas luka.
Masa lalu....
Airmata yang melaut kusimpan
Di balik wajah pagi ia kuselip
Ku tahu hati bukanlah baja.
Airmata yang melaut kusimpan
Di balik wajah pagi ia kuselip
Ku tahu hati bukanlah baja.
Masa lalu....
Sekarang aku hanya sekelopak mawar kering
Di bakar matahari dan di gigil hujan
Hingga aku hangus terbakar dan beku dingin.
Sekarang aku hanya sekelopak mawar kering
Di bakar matahari dan di gigil hujan
Hingga aku hangus terbakar dan beku dingin.
Masa lalu....
Nirwana di balik airmata
Hanya cerita lampau
Hanya itu tidak lebih.
Nirwana di balik airmata
Hanya cerita lampau
Hanya itu tidak lebih.
Masa lalu....
Biarkanlah begitu
Biar hati ini belajar membuka luka lama
Agar tahu rasanya merintih.
Biarkanlah begitu
Biar hati ini belajar membuka luka lama
Agar tahu rasanya merintih.
Langganan:
Postingan (Atom)
nidaamiratunnisa
Saya percaya, kebaikan sering lahir dari langkah sederhana. Tidak selalu dalam bentuk yang besar atau monumental, tetapi justru dari aksi ke...
-
Bukan untuk merasakan sakit yang aku punya tetapi agar kau tahu bagaimana aku yang selalu sabar, merela dan ikhlas saat aku s...
-
Saya percaya, kebaikan sering lahir dari langkah sederhana. Tidak selalu dalam bentuk yang besar atau monumental, tetapi justru dari aksi ke...
-
Menyayangi seseorang dalam diam itu memang lebih aman dan asik, Aisyah menyukai seseorang laki-laki sejak perkenalan, namun saat itu Aisyah ...




