Selasa, 17 Desember 2019

Quotes Untukmu Fadhil

Saya diajarkan untuk kuat oleh kakak saya apalagi dalam memperjuangkan kebenaran, tapi kenapa kau sendiri malah menyerah?
Jangan menunduk itu bukan kau yang
saya kenal.
#Fadhil

Jika kau pikir dengan cara seperti ini kau dapat memisahkan saya dengan dia, itu tidak mungkin karena kekuatan cinta kita akan dapat mengalahkanmu, maka dari itu menyerahlah!
#Fadhil

Tidak ada kata maaf dan terima kasih dalam persahabatan.
#Keyla

Aku mohon jangan terus memikirkan kebahagiannya, jika hatimu sendiri terluka.
#Fadhil

Kau kembali hadir dengan membawa kepingan luka yang sudah lama saya kubur, maka dari itu aku mohon pergilah kembali dan lupakan saya karena saya juga akan melakukan itu.
#masalaluyangkembalihadir


Jangan hanya bisa bermimpi dan berakhayal tapi wujudkanlah!
#Keteguhan

Jangan banyak cakap, karena kita tidak tau kapan kita berada dibawah dan kapan kita berada diatas, dunia masih berputar. Ingat itu!
#Keyla


Jangan bersandiwara diatas panggung yang penuh fatamorgana ini!
#Penuhkehati-hatian

Kini hujan datang, membawa luka dan kenangan.
#Keyla

Kenapa diri ini tidak mampu untuk berdamai pada masa lalu?
Takdir?
Kenyataan?
Semua itu terasa kejam.
#Fadhil

Lepaskan atau pertahankan?
#Keyla


Kamis, 05 Desember 2019

Untukmu Ayah Yang Selalu Kurindukan

Ayah...
Aku merindukan pelukanmu
Aku merindukan senyumanmu
Aku merindukan nasehatmu
Aku merindukan gelak tawamu
Ayah...
Dunia ini sengatlah kejam...
Kenapa jarak memisahkan kita
Aku benci dengan ini semua 
Aku benci akan kenyataan
Ayah...
Setiap tetes keringatmu sangatlah berarti bagiku
Kau tidak pernah lelah untuk bekerja 
Yah, katakan jika Ayah terluka
Katakan jika Ayah sudah tidak mampu
Ayah...
Aku mohon jangan kau sembunyikan lukamu
Aku mohon jujurlah padaku
Aku mohon katakan padaku jika kau sakit
Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengamu
Ayah...
Maafkan aku yang tidak bisa berbuat apa-apa
Maafkan aku yang selalu menyusahkanmu
Maafkan aku yang sudah menjauh darimu
Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu
Ayah...
Aku sedih saat melihat keadaanmu
Aku egois sampai lupa jika kau semakin tua
Aku sedih ketika melihat uban dirambutmu
Namun, aku hanya bisa diam melihatmu
Ayah...
Aku sangat menyayangimu
Aku ingin bersama denganmu 
Aku ingin kau selalu ada didekatku.

Bagaimanakah Rasanya Memiliki Ibu Tiri?

Tuhan... Inikah takdirku? Apa yang harus ku perbuat? Aku sudah berusaha semampuku untuk menerimanya namun kenapa ia masih bersikap seperti itu. 
Kalian tau bagaimana rasanya mempunyai ibu dua? Bagaimana kawan? apakah kalian akan langsung menerimanya? walaupun mereka sudah berbuat baik kepada kita? Dan bagaimana jika ia melahirkan anak dari ayah kita? Apakah kalian akan mengaggapnya adik sendiri? Apakah hanya saya yang merasakan ini semua? 
10 tahun yang lalu Ayah saya menikah, itu waktu saya kelas 3 SD dan 1 Tahun saya jauh dengan Ayah saya karena waktu itu saya berpikir Ayah sudah tidak perduli lagi dengan saya, Namun anak mana yang ingin seperti itu, sejahat apa pun ayah kita dialah tetap ayah kandung kita. seburuk apapun ayah kita dialah tetap ayah kandung kia sendiri, seorang anak pasti mempunyai ikatan batin kepada ayahnya. Begitu pun ayah kita sendiri. Selama ayah menikah saya hanya tinggal dengan nenek dan saudara dari ibu saya sendiri. Selama itu saya benci dengan Istri baru dari ayah saya. Saya selalu menangis setiap kali datang kerumah ayah baru saya dengan istrinya. saya akui Ibu saya baik terhadap saya, namun sebaik apapun ibu tiri pasti tidak seperti ibu kandung kita sendiri. 
6 Tahun saya mencoba untuk menerima kenyataan dan menerima akan kehadirannya dengan anak dari ayah saya. Saya berusaha untuk menyayanginya sebagaimana Ibu saya sendiri, dan anaknya seperti adik saya sendiri namun saya lelah ketika Ibu tiri saya selalu berbicara tentang kejelekan saya kepada banyak orang.  Sekarang saya tanya? saya tinggal tidak dengan diakan. Dari mana dia tau jika saya suka tidur dan tidak pernah bekerja. Dan saya datang kerumah hanya untuk melihat keadaan Ayah tidak lebih dari itu. 
Saya sedih ketika tidak bisa berbuat banyak untuk ayah saya yang kini sudah lemah, rambutnya kini sudah tumbuh uban, ada rasa menyesal dan marah kepada ayah. Andai saja ayah tidak menikah lagi pasti hidupnya  tidak akan seperti ini. Ada Anis dan Atir yang akan menjaganya dikala ia sakit. Takdir memang tidak bsa ditentang tapi diterima.











Kenangan Semata

Akan ada masa dimana kita akan merindukan teman, dan akan ada masanya kita pun akan merindukan masa-masa SMA ^.^



Sabtu, 30 November 2019

Hanya Angin

Kau hadir bagaikan angin
Membawa kesejukan namun sebentar 
Kadang kau pun datang bersama debu
Aku menikmati setiap hembusanmu.
               Aku terdiam membisu.
               Karena tak tau apa yang aku tunggu
               Kadang aku bertanya kenapa aku menununggu?
               Tapi tidak dapat ku temukan jawabanya. 
Kau pergi bagaikan angin
Yang tak dapat kurasakan
Kau pun menghilang seperti terbawa oleh angin
Yang entah sampai kapan kau akan kembali.
                  Lenyap dalam kesunyian
                  Sendiri dalam keheniangan
                  Rindu akan kebersamaan
                  Benci akan keegoisaan
Kau sungguh kejam!
Kenapa kau hanya angin dalam hidupku 
Yang tak dapat kuraih dan kugenggam.
Apakah kau merasakan akan hal itu?
        
               
 

Egoku Lebih Kuat Dari Kemauanku

Aku hilang ditelan masa.
Aku bingung dilanda kerinduan
Aku lenyap terbawa jarak
Aku  hanya bisa diam.
             Kejamnya waktu dan jarak
          Memisahkan dua insan dalam kebencian
          Terkadang keegoisan dapat menghancurkan
             Tapi dengan ketulusan egoisme akan kalah.
Aku membisu saat melihatmu.
Ada dorongan untuk mendekatimu
Hati ini terus berteriak
Meminta untuk menghilangkan jarak.
                Namun lagi-lagi egoku lebih kuat
                Aku bosan dengan kesepian.
                Aku rindu akan keramain
               Aku juga lelah akan kekecewaan.
Siapa yang bisa mengalahkan ego 
Dialah orang yang hebat.
Siapa yang minta maaf duluan 
Dialah orang yang kuat.
                     Sejauh mata memandang hanya kau yang paling nampak
                     Sebanyak ku melihat orang hanya kau yang aku cari
                     Ya, aku menatapmu dari kejauhan
                     Hanya itu yang bisa kulakukan saat ini.
Maaf egoku lebih kuat dari keinginanku
Maaf jarak telah hadir disaat kau mengecewakanku
Entah sampai kapan akan saling merindu
Aku hanya bisa menunggu waktu.
               
 

nidaamiratunnisa

Saya percaya, kebaikan sering lahir dari langkah sederhana. Tidak selalu dalam bentuk yang besar atau monumental, tetapi justru dari aksi ke...