Minggu, 08 April 2018

Sinopsis Dilan 1990: Manisnya Cinta Anak SMA

Sinopsis Dilan 1990: Manisnya Cinta Anak SMA



Instagram falconpictures_
PAGI, Bandung 1990. Kabut tipis hadir di sela sinar matahari yang masih malu menampakan diri. Suara motor tua memecah keheningan di awal hari itu.
Milea (Vanesha Prescilla) berjalan kaki menuju sekolah. Sudah hampir dua minggu dia sekolah di SMA yang terletak di Buahbatu, Bandung tersebut. 
Dia anak baru, pindahan dari Jakarta. Ibunya (Happy Salma) adalah orang Sunda, sedangkan ayahnya (M Farhan) seorang tentara dari Sumatera Barat. Milea tak pernah menyangka, pertemuan pertama dia dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) pagi itu akan mengubah hari-harinya.
Sosok Dilan dikenal badung di sekolah. Dia adalah panglima di geng motor terkenal di Bandung. Setiap ada kehebohan di sekolah, Dilan dan kawan-kawannya selalu menjadi biang onar.
Pernah suatu hari, Dilan dan kawan-kawannya mabal upacara. Akibatnya, guru BP, Suripto (Teuku Rifnu Wikana) menyetrap Dilan dkk. saat upacara masih berlangsung. Kelakuan bandel Dilan yang lain adalah merubuhkan dinding pembatas kelas, karena kelas dia dan Milea bersebelahan.
Mulanya, Milea tidak menganggap Dilan. Dia kerap judes saat harus berhadapan si peramal --sebutan Milea untuk Dilan-- itu. Apalagi, Milea punya pacar di Jakarta, Beni (Brandon Salim).
Namun, perhatian Dilan yang unik kepada Milea membuat gadis itu diam-diam memikirkan Dilan. Dilan menjadi sosok antimainstream di kehidupan Milea.
Saat cowok lain memberikan kado boneka saat Milea ulang tahun, Dilan malah memberi buku teka-teki silang dan surat pendek. Belum lagi kebiasaan-kebiasaan lucu Dilan saat menelefon Milea. Milea juga salut dengan keberanian Dilan main ke rumahnya dan bertemu ayahnya.
Cerita cinta Milea dan Dilan berjalan seperti kisah cinta anak SMA pada umumnya. Mereka PDKT (pendekatan), jalan bareng, dan sampai pada satu titik Milea diberi kesempatan untuk memilih Dilan atau Beni.
Kisah cinta anak SMA mungkin terlampau biasa saja, tapi setting kisah di Bandung era 1990-an itu yang membuat cerita Dilan dan Milea tak biasa.
Masa PDKT Milea dan Dilan terbilang mengasyikan. Tanpa ada gawai di masa itu, Dilan harus menelefon Milea dari telefon umum koin jika ingin berbincang atau ke rumah Milea langsung kalau mau bertemu. Hal-hal yang mungkin saat ini sudah tidak ada, karena kecanggihan gawai dan aplikasi chatting.
Hubungan manis Milea dan Dilan tak melulu mulus. Ada masanya juga Dilan berbuat ulah dan kembali berurusan dengan guru-gurunya. Di lain kesempatan, Dilan sempat ribut dengan kawannya karena sang kawan tak sengaja berurusan dengan Milea.
Milea bahkan marah saat tahu Dilan akan terlibat pada tawuran geng motor. Dia cemas dan tak ingin Dilan terlibat dalam perkelahian lagi.
Dengan akhir cerita yang sedikit menggantung, kreator film yaitu sutradara Fajar Bustomi dan Pidi Baiq tampaknya ingin membuat penonton penasaran dengan kelanjutan kisah Dilan dan Milea.
Kendati penonton bisa bernapas lega dengan adegan terakhir Dilan dan Milea, tapi catatan khusus di akhir film yaitu "sampai jumpa pada Dilan 1991" menggelitik rasa ingin tahu penonton apa yang akan terjadi dengan dua insan itu kemudian.
Film Dilan 1990 yang akan tayang 25 Januari 2018 diangkat dari novel laris berjudul serupa yang ditulis Pidi Baiq. Untuk skenario film, Pidi bekerja sama dengan penulis Titien Wattimena.
Titien dikenal sebagai penulis skenario antara lain film Mengejar Matahari (2004), Love (2008), Minggu Pagi Di Victoria Park (2010), dan ? (Tanda Tanya) (2011). Kolaborasi Pidi dan Titien menghasilkan naskah yang berhasil mentransformasikan bahasa novel menjadi visual yang layak dinikmati.

Bandung awal 1990

Dalam durasi sekitar 110 menit, penonton akan menikmati alur dinamis kisah Dilan dan Milea. Setting film yang mewujudkan suasana Bandung di awal 1990 terasa detail. Rumah-rumah tua dan sekolah yang dipakai untuk shooting menjadi elemen yang memperkuat film.
Penampilan Dilan, Milea, dan teman-temannya di sekolah terlihat wajar layaknya anak SMA. Tak ada make up yang menor atau baju seragam yang seksi. Mereka bersepatu Warrior atau kets, mengenakan jaket karena ketika itu Bandung masih sangat dingin kala pagi, dan naik angkutan kota tanpa membawa telefon genggam.
Film Dilan 1990 akan mengingatkan penonton yang melewati masa remaja di era itu kalau tanpa gawai, komunikasi bisa lancar. Interaksi antarmanusia sebagai makhluk sosial di film itu seperti menyadarkan kalau saat ini gawai sudah sangat mengubah pola hubungan manusia.

Chemistry Iqbaal dan Vanesha

Pemilihan Iqbaal dan Vanesha menjadi dua aktor utama tampaknya tak salah. Chemistry mereka terjalin baik. Mereka berhasil meyakinkan penonton kalau mereka adalah Dilan dan Milea yang sedang jatuh cinta.
Seusai pemutaran perdana di Cihampelas Walk Jalan Cihampelas Kota Bandung, Rabu 17 Januari 2018, Iqbaal mengatakan, sebelum shooting dia banyak berdiskusi dengan Pidi Baiq, Fajar Bustomi, dan orangtuanya. Iqbaal bertanya tentang gaya pacaran orangtuanya dulu.
"Buat saya masa pacaran anak 1990-an itu unik. Ngapel harus ke rumah, telefonan, dan ketemu di sekolah. Enggak ada handphone tapi interaksinya malah bagus. Selama shooting saya bahkan menghapus fitur chatting dan menutup akun media sosial. Saya hanya pakai Whatsapp karena kerjaan di situ semua," tutur Iqbaal.
Sementara Pidi mengatakan, dia puas dengan film Dilan 1990. Menurut dia, apa yang akan ditayangkan di bioskop adalah yang terbaik yang bisa dia lakukan bersama rumah produski Max Pictures.
"Kalau filmnya berlanjut, pemainnya tetap mereka. Mereka bagus. Ada yang complain kenapa Iqbaal jadi Dilan, enggak cocok katanya. Padahal awalnya saya penginnya Indro Warkop. Jadi mendingan Iqbaal kan," ujar Pidi.***

Selasa, 13 Maret 2018

Pengalaman yang Memalukan

Dipagi hari aku terbangun dari tidurku lalu aku bergegas untuk mandi dan setelah mandi aku pun menuruni anak tangga dengan PDnya dengan memakai baju putih abu-abu.

"Elisa...bangun...bangun..." ucap amira membangunkan elisa yang sedang tertidur ketika belajar pagi.
"amira...!"teriak elisa sambil tertawa. "ai yaumin al an?" tanya elisa ketika ia melihat amira masih memakai baju putih abu-abu.
"Astaga elisa! emang ini hari apa yah?." tanya amira yang menurutnya ini adalah hari selasa.
"amira kok kamu makai baju putih sih...?". tanya ka mila.
"emang ada yang salah yah dengan amira? bukankah ini hari selasa yah?."jawab amira
"amira, amira... kam sanatan anti huna?." ucap elisa sambil menggelengkan kepalanya dan tertawa.

amira pun merasa malu dan langsung bergegas pergi menuju kamar untuk mengganti pakaian nya yang salah. Hari itu adalah hari yang memalukan untuk ku karena aku merasa dengan PD nya menuruni anak tangga untuk belajar namun, aku merasa malu ketika ditegur oleh Elisa.

Senin, 12 Maret 2018

Hati yang Terluka

hati yang terlanjur sakit...
saat dirimu berburuk sangka padaku...
engkau memarahi ku dengan kata-kata yang
 menggoreskan luka...
engkau membentak ku dengan suara yang
membuat hati kecilku menangis...
engkau lontarkan kata-kata yang membuat
tak tahan atas semua itu...
namun, aku hanya bisa diam untuk itu...
tapi, diam nya aku adalah amarah yang tak bisa aku ungkapkan

aku hanya ingin engkau bisa memahami 
keadaan ku kini...
aku yang selalu mematuhi aturanmu tapi, jangan
salahkan aku jika aku tak patut padamu...
engkau malah membuat semangatku hilang...
hanya karena tindakan mu  yang membuat semua 
orang patah semangat.
Andaikan engkau bangkitkan semangat
pada setiap insan...
karena hati ku yang sudah terluka oleh tindakanmu 
jika aku tak memandang siapa dirimu 
mungkin aku bisa membalas lontaran kata-kata mu...
Namun, aku selalu berusaha untuk sabar atas semua perlakuan mu
Dan bukan hanya aku yang terlukai.




Kamis, 08 Maret 2018

Menyayangi Mu Dalam Diam


Deary Kuda laut ku...

                                             Menurut Dilan rindu itu berat
                                                   Namun, menurut ku...
                                             Melepaskan mu itu lebih berat ^,^

   Aku tidak tau kenapa aku begitu menyayangi mu, sampai aku merasa sulit untuk bisa melepaskanmu apalagi untuk orang lain, aku memang tidak pantas untuk bisa memiliki mu tapi, aku hanya ingin kamu menghargai rasa sayang ini, jika kamu membiarkan aku menunggumu aku akan sanggup melakukan itu namun, aku takut jika kamu malah memilih orang lain dibanding diri ku yang setia menunggumu.

            Aku yakin kamu akan bisa merasakan tulusnya rasa sayang ku padamu.

Selasa, 27 Februari 2018

Deary Hati

         Satu kata buat lu, anis benci lu Kuda laut!!!
                      I HATE YOU

I Want to ferget you kuda laut
But, difficlut for me ^.^
to forget you *,*

Adam mungkin sampai disini penantian anis dan harapan yang dulu anis pertahankan,
anis bahagia sudah pernah berjuang untuk adam walaupun adam tidak tau bagaimana perjuangan anis dulu untuk bisa dekat dengan adam, anis tidak tau bagaimana anis bisa sayang dan bisa barharap seperti ini sama adam, dan anis juga tidak tau kenapa anis begitu sayang sama adam.

Adam, rasa sayang anis tidak mungkin bisa hilang begitu saja karena 3 tahun memendam rasa itu tidak mudah untuk anis melupakan semua perjuangan anis dalam merahasiakan perasaan anis sama semua orang dan kini semua orang sudah mengetahui teka-teka dan siapa "kuda laut " amira itu! dan mungkin adam juga sudah mengetahui perasaan anis.

Sampai anis harus menjahui sahabat anis sendiri karena sahabat anis yang juga menyukai mu
sampai anis harus menjauh dari sahabat anis, dan mencoba menjahui mu karena anis juga tidak ingin persahabatan anis hancur berantakan karena merebutkan laki-laki,

Mungkin adam tidak pernah tau akan perasaan anis dan perjuangan anis selama ini dan karena hanya anis dan ALLAH yang tau, adam anis gak berharap kamu tau dan membalas perasaan anis selama ini.

Dan mungkin kamu juga tidak tau hal apa yang membuat anis bertahan?
Jika pertama kali anis tau kamu itu laki-laki yang sempurna anis gak bakal memendam rasa sama kamu kuda laut.

Rabu, 21 Februari 2018

Friendship Never Ends



Best friends
You are my medicines which can heal wound in my heart
Always create a curved line in my face
Always bring fresh air to be blown in my every morning
And never feel tired accompanying my days
Best Friends
You are the greatest friends in my life
The one who always settle down in my heart
The one who always embellish my days
Without you, I cannot be someone
Just because you’re the one for me
Best Friends
Let us realize our dreams
Or dreams to hold the world in our hands
Let them laugh at us because I’m sure
We both can make it true
Thank you my best friends
Our friendship is not possible to be forgotten for long
Because of our fondest memories are gifts from god almighty
Engraved in both our hearts
Hopefully our friendship will be forever

nidaamiratunnisa

Saya percaya, kebaikan sering lahir dari langkah sederhana. Tidak selalu dalam bentuk yang besar atau monumental, tetapi justru dari aksi ke...