Sabtu, 19 Oktober 2019

Prilaku Guru jadi Faktor Perkembangan Siswa

Dalam proses pendidikan, perilaku guru memegang peranan yang sangat penting untuk perkembangan kepribadian siswa. Perilaku yang baik dari seorang guru bukan hanya cakap dan terampil dalam memberikan materi di depan kelas, namun harus lebih dari itu karena seorang guru merupakan teladan sekaligus mitra bagi muridnya. Guru harus berhati-hati menjaga sikap, perilaku, penampilan dan tutur kata dimanapun guru berada. Jika guru mengabaikan hal tersebut, maka akan berimplikasi negatif bagi perkembangan perilaku para muridnya.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Idi Warsah, M.Pd.I. saat menyampaikan hasil disertasinya dalam sidang promosi doktor Ilmu Psikologi Pendidikan Islam pada Sabtu (23/7) di Ruang Sidang Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lantai 4. Dalam mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pendidikan Berbasis Rahmah Dalam Al-Qur’an,” Idi menjelaskan bahwa dalam praktek pendidikan, guru cenderung menekankan pada kemampuan intelektual murid dan mengabaikan aspek-aspek lain dalam proses pembelajaran.
“Saat ini guru masih belum mampu memposisikan diri sebagai pendidik sekaligus mitra belajar. Jika dilihat dalam proses pendidikan, salah satu faktor penting menjadikan guru yang professional yaitu dengan menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, dan kasih sayang guru terhadap muridnya, sehingga tercipta pembelajaran yang lebih bermakna. Bagi guru, kepribadian yang baik adalah keniscayaan yang harus dimiliki, serta kompetensi yang menjadi standar bagi setiap guru dalam menjalankan tugas dan profesinya sebagai pendidik,” papar Idi.
Lebih lanjut, Idi menjelaskan bahwa dalam rujukan salah satu penelitiannya, guru yang baik memberikan dampak positif bagi perkembangan kepribadian murid. Kompetensi yang memadai, sikap yang santun, lembut dan penuh kasih sayang menjadi keniscayaan dimiliki oleh setiap guru. “Kenyamanan dan keberkesanan murid terhadap perilaku dan kepribadian guru tidak hanya akan menjadi motivasi murid dalam mengikuti pelajaran, namun juga akan memberikan kesan tersendiri bagi murid di kemudian hari,” lanjut Idi yang berhasil lulus dengan nilai cumlaude pada sidang doktor ke 28 tersebut.
Idi kembali menandaskan bahwa realitas di lapangan nyaris tidak muncul sosok guru yang memiliki inisiatif dalam meningkatkan kompetensinya. Kondisi ini dapat dipastikan berasal dari dampak dari peraturan pemerintah pusat melalui program sertivikasi guru dan dosen. “Dengan adanya apresiasi pemerintah pusat melalui program sertifikasi guru dan dosen, semakin membelenggu para guru dan dosen dalam mencukupi target dan volume pembelajaran sebagai syarat memperoleh kompensasi sertifikasi. Sepertinya kebijakan ini telah merampas keikhlasan dan panggilan hati setiap pendidik untuk memberikan konstribusi ilmiah kepada murid-muridnya. Sehingga guru sulit menciptakan suasana pembelajaran yang berkesan bagi para muridnya,”tandasnya. (hv)

Jumat, 18 Oktober 2019

Biar aku yang pergi

Tak kusangka semua seperti ini

semua yang indah berubah jadi sirna
tak habis pikir kau tega seperti ini
meniggalkan aku tanpa suatu kepastian

ku hanya bisa berharap kau bahagia disana
dengan dia pilihanmu walau dia sahabatku

biar aku yang pergi
biar aku yang tersakiti
biar aku yang berhenti
berhenti mengharapkanmu

oh Tuhan kuatkan aku menerima semua ini
jika dia memang untukku
ku harap kembalikan dia padaku

ku hanya bisa berharap kau bahagia disana
dengan dia pilihanmu walau dia sahabatku

biar aku yang pergi, biar aku yang tersakiti
biar aku yang berhenti
berhenti mengharapkanmu

oh Tuhan kuatkan aku menerima semua ini
jika dia memang untukku
ku harap kembalikan dia padaku

biar aku yang pergi, biar aku yang tersakiti
biar aku yang berhenti
berhenti mengharapkanmu

oh Tuhan kuatkan aku...
jika dia memang untukku
ku harap kembalikan dia padaku

aku yang berhenti kuatkan aku
jika dia memang untukku
ku harap kembalikan dia padaku
oh Tuhan kembalikan dia padaku


Untukmu laki-laki yang pernah ku harapkan

Maafkan saya yang telah lancang membuat surat untukmu, saya bukan Fatimah Zahra yang mampu mencintaimu dalam sampai setan pun tidak mengetahuinya. Maaf jika saya telah menaruh hati padamu sejak awal kita berkenalan, tanpa sengaja saya mengingat namamu yang entah kenapa membuat saya penasaran akan sosokmu, kau tau bertapa bahagianya saya saat kamu menyebutkan nama saya, dan kau tau saya suka mencuri pandangmu dalam diam, bahkan sering kali mata kita bertemu dalam satu titik, ya jantung saya bergetar saat kamu malah tersenyum, entahlah kenapa mata ini selalu ingin menatapmu, terus dan terus walau saya tau itu adalah prilaku yang salah, tapi lambat bulan saya lupa akan dirimu. Dan waktu kita kelas 2 SMP, saya kaget saat kamu mendekati teman saya, dia anak yang pintar dikelas, dan paling tua diantara kita bahkan kau, ya saya tau saya memang tidak pantas untuk dekat denganmu, setidaknya kita saling kenal itu sudah cukup bagi saya, entahlah kenapa saya penasaran akan hubungan kamu dengan dia, akankah orang seperti mu bisa terjerumus dalam zina yang tentu dan sudah pasti dilarang oleh agama, dan bukankah kita pun sedang berada dipenjara suci?

 Kau PACARAN!!! Saya gak menyangka bahwa kau akan tergoda, dan sejak saat itu saya pun mulai melupakanmu, bahkan menjauhi agar tidak bertemu muka denganmu, setelah saya tau sikap kamu gimana, ya kamu selalu ingin menang, kamu pun ingin selalu dihargai, dan kamu pun pencemburu. bernarkan apa yang saya katakan? jujurlah jika kau memang seperti itu.
Dan waktu kita kelas 3 SMP, saya tidak menyangka bahwa kita akan menjadi sahabat, ya kita dekat bahkan anak kelas menggosipkan saya dengan kamu, saya senang bisa dekat denganmu tapi saya tidak suka saat semua teman kelas menggosipkan kita. kamu masih ingat 2 kali kita dipasangkan saat pelajaran Balaghoh dan Tauhid. Jujur saya senang sekali, jantung saya bergetar saat nama saya dipanggil setelah nama kamu, dan saya takut saat kamu pun terus menerus memandang saya dengan tatapan yang tajam dan sulit untuk saya artikan, kau tau apa yang saya takutkan? kau pasti tak pernah tau bahwa saya takut jika rasa itu hadir kembali. Ya benar rasa itu muncul saat kamu sering mengajak saya untuk bercanda, kedekatan kita membuat saya bahagia setiap masuk kelas, bahkan saya sering membantu kau dengan adik-adikan mu yang bernama Maulida, menyampaikan apa yang Maulida rasakan dan Maulida takutkan, dan cara itu pun berhasil buat kita nambah dekat, kita sering bermain dan bercanda bareng dan kita tidak berdua kita ber-9 sahabatan  mereka adalah: Zihad, Fahmi, Irsyad, Kamu, Ani, Liza, Putri, Rina dan saya. Dan kita juga saling membantu satu sama lain, entahlah kenapa saya merasa sakit saat mengetahui jika sahabat saya sendiri menyukai kamu, Ani. Ya kamu kenal diakan? kau tau dia menyukaimu? sungguh aku bingung saat itu. Padahal kamu tau dialah yang sering menggosipkan kita tapi kenapa dia malah menyimpan rasa denganmu, haruskah saya menjauh setelah kita sudah dekat, dan untuk saya dekat denganmu itu tidaklah mudah. Dan ketika saya cari tau ternyata dia merasa nyaman dengan apa yang telah kamu lakukan untuknya, kau telah membuatnya tersenyum, tertawa, dan nyaman. Kau tau saya sering terluka saat kau bercanda dengannya.
Kau tau saya dan dia satu kamar sehingga sulit bagiku untuk tidak mengetahui apa yang terjadi, apalagi saya dan Ani sahabat, hati ini terasa sesak saat mendengar setiap cerita yang selalu dia beritahu pada saya. Dan entah kenapa air mata saya selalu menetes setelah mendengar ceritanya. Sering kali saya selipkan namamu dalam doa pada malam hari, dan dalam doa saya:

"Tuhan maafkan saya telah lancang menyukai ciptaanmu, sungguh saya ingin kau jadikan dia imam untukku kelak, namun jika dia memang bukan jodohku, saya mohon jauhkanlah saya dengannya agar saya tidak melakukan apa yang enggkau tidak suka. namun jika dia jodohku dekatkanlah kami dalam satu ikatan."

Maaf jika saya telah mencintaimu dalam diam, karena saya tidak ingin apa yang saya rasakan itu diketahui oleh sahabat-sahabat saya, karena sudah begitu banyak wanita yang menyukaimu dan mengagumi kepintaranmu dan suaramu. Awalnya saya kira saya hanya mengagumimu namun kenapa rasa itu masih bertahan saat berulang kali kau lukai saya, saat berulang kali kau tolehkan luka dihati saya, saat sering kali kau abaikan saya begitu saja. saat sering kali ucapanmu melukai hati dan perasaan saya. dan saat dirimulah penyebab air mata ini selalu menetes. Dalam diam saya mengkhatirkanmu, dalam diam saya sering berdoa untuk kebaikanmu, dalam diam pun saya selalu mencari tau masalah apa yang sedang kau hadapi. Itulah saya yang hanya mampu mencintaimu dalam diam, saya juga bingung akankah rasa ini mampu bertahan untuk selamanya? Dan sebenarnya rasa apa yang saya rasakan untukmu? Cintakah? Sayangkah? atau hanya Kagum?

Kau tau Dam, iya kamu adalah Sadam Syahrir Romli, anak cowok yang pintar, tampan dan mempunyai suara emas, anak hadroh pula. begitu banyak sainganku untuk mendapatkanmu, begitu banyak perjuanganku untuk selalu membuatku dekat denganmu, dan begitu banyak pengorbananku untuk melupakanmu. Hati dan perasaan telah ku korbankan, tangisan dan tawaan juga telah ku rasakan.
Sakit saat mengetahui kau ingin menjadikan Maulida sebagai kekasih hatimu, tidak kau pikir prilakumu akan membuat hati seseorang terluka, Jahat sungguh jahat dirimu, kau tau bahwa aku punya perasaan padamu tapi kenapa kau tak pernah perduli dengan hati ini yang masih bertahan untukmu. Kau beda dengan laki-laki yang dulu aku kenal saat perkenalan, laki-laki yang ku kenal dulu itu adalah laki-laki yang pendiam, rajin sholah malam dan puasa, giat belajar, dan jauh dari apa yang Allah larang. tapi lihatlah kenapa laki-laki itu bisa berubah begitu drastis sampai aku muak jika kau lemparkan senyumanmu itu. Dulu aku senang sekali saat kau ternyum padaku. Tapi kini aku malah membencinya.

Begitu sulitnya diriku untuk melupakan mu Dam, bahkan disaat Fahri datang pun aku malah mengabaikannya. Ya karena saat itu perasaanku masih untukmu, 4 tahun Fahri berjuang untuk mendapatkanku namun, lagi-lagi aku tidak pernah melihat perjuangannya dan mengabaikan perasaannya begitu saja. namun aku sadar saat semua teman-temanku menyuruhku untuk bersama Fahri dan melupakan masa laluku dengan kau, menurutku itulah cara agar aku bisa cepat lupa denganmu Dam, dan cukup lama aku berpikir akhirnya aku pun mulai membuka hatiku untuk Fahri dan menerima apa yang dia perjuangkan, aku bahagia sungguh saat aku perlahan mulai melepaskanmu bersama Maulida. 

Puaskah Dam, melihat aku dengan dia bersama? cemburukah dirimu telah mengabaikanku? ku rasa tidak! ya untuk apa kau cemburu bukankah kau sudah bahagia dengan dia? Aku bodoh emang pernah mencintaimu yang jelas-jelas itu akan menyakiti diriku sendiri.
Ya ku harap itu akan jadi kenangan pada masa lalu, 6 tahun aku kenal denganmu Dam, membuat aku merasakan sakitnya cinta yang bertepuk sebelah tangan, menunggumu membuat aku sabar dan melepaskanmu untuk dia mengajarkan aku arti keikhlasan Dam, entahlah Dam, aku bahagia apa tidak dimiliki Fahri, kau tau Dam? Aku memang mencintainya tapi lebih mengharapkanmu! 
Aku mengaharapkanmu untuk jadi calon imamku kelak, dan calon dari anak-anakku. tapi itu hanya lah keinginanku dimasa lalu. kau adalah kenangan yang mungkin tidak akan pernah kulupakan Dam.

Sadarkah kau telah menyakiti perasaan wanita yang tidak berdosa? Semoga bahagia dengan dia Dam.
 












 

Jumat, 11 Oktober 2019

Inikah Perjuangan

Ya allah....
aku capek dengan semua ini, bolehkah aku mengeluhkan ini semua, maafkan aku ya allah,  aku bingung dengan apa yang telah aku pikirkan, ya aku memang harus semangat menjalani ini semua,

Jumat, 27 September 2019

Demo Mahasiswa

Setelah demo mahasiswa mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.
 
Dari demo di berbagai daerah, kebanyakan aksi tersebut dilaksanakan di gedung wakil rakyat. Di Kalbar misalnya, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar demo di depan Gedung DPRD Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak. Sekjen Solmadapar Kalbar, Heri dalam orasinya menyatakan, pihaknya menolak RUU KUHP dan RUU KPK serta meminta dikembalikannya legalitas lembaga anti rasuah tersebut. "Kami juga meminta para wakil rakyat dari Kalbar untuk menandatangani surat pernyataan penolakan terhadap RUU KUHP dan RUU KPK. Kalau para wakil rakyat tersebut menolak maka kami akan menduduki gedung," ujarnya. Di Sulteng, aksi ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi digelar di kawasan Kantor DPRD Sulteng, Kota Palu.

 Aksi ini sempat berlangsung ricuh. Massa aksi terlihat kesal karena tak satu pun anggota DPRD Sulteng hingga pukul 11.48 WITA belum menemui mereka. Sementara di Sumbar ribuan mahasiswa juga demo di kantor DPRD Sumbar di Kota Padang. Seorang mahasiswa Muhammad Jalal saat orasi mengatakan kedatangan mahasiswa ke DPRD Sumbar untuk menyampaikan penolakan mereka. "Kemarin kita menggelar aksi di Kantor Gubernur dan ingin menemui gubernur, tapi tidak ada. Apakah hari ini kita ditemui anggota DPRD Sumbar," katanya. Tidak hanya tiga wilayah itu, gelombang demo juga terjadi di DPRD Sumatra Selatan, Palembang, DPRD Jawa Tengah di Kota Semarang, DPRD Sumatra Utara, Medan dan masih banyak lagi. Sementara di Jakarta, aksi di gedung DPR/MPR yang berujung bentrok antara aparat dan mahasiswa sempat menjatuhkan korban. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada 273 orang yang dirawat di 24 rumah sakit Jakarta. Yang menjadi pokok persoalan sehingga disuarakan oleh mahasiswa ini adalah penolakan terhadap RUU KUHP, UU KPK yang baru, RUU Permasyarakatan dan undang-undang lainnya. Tapi, dari sekian banyak tuntutan itu, RKUHP yang paling mencuat. Pasal-pasal Kontroversial RUU KUHP Pembahasan RUU KUHP diselesaikan oleh Pemerintah dan DPR pada 15 September lalu. Pembahasan itu dikebut pada 14-15 September 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta. Aliansi Nasional Reformasi KUHP (koalisi 40 LSM) menilai pembahasan itu 'diam-diam' dan menghasilkan draf yang memuat sejumlah masalah. Politikus PPP dan anggota Panja RKUHP Arsul Sani sudah membantah rapat itu digelar secara diam-diam. Sebaliknya, Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Anggara Suwahju pada 16 September 2019 menyatakan: "RUU KUHP dibahas tanpa legitimasi dan transparansi yang kuat. Pengesahannya harus ditunda." Ada sejumlah pasal kontroversial di RUU KUHP yang dinilai bermasalah dan memantik demo ribuan mahasiswa di berbagai kota, antara lain: 
1. Pasal RUU KUHP soal korupsi yang memuat hukuman yang lebih rendah daripada UU Tipikor.
 2. Pasal RUU KUHP tentang penghinaan presiden dan wakil presiden yang mengancam pelaku dengan penjara maksimal 3,5 tahun.
 3. Pasal RUU KUHP tentang makar yang bisa diancam hukuman mati, seumur hidup atau bui 20 tahun. 
4. Pasal RUU KUHP soal penghinaan bendera
 5. Pasal RUU KUHP soal alat kontrasepsi 
6. Pasal RUU KUHP soal aborsi 
7. Pasal RUU KUHP soal Gelandangan 
8. Pasal RUU KUHP tentang Zina dan Kohabitasi 
9. Pasal RUU KUHP soal Pencabulan 
10. Pasal Pembiaran Unggas dan Hewan Ternak 
11. Pasal RKUHP tentang Tindak Pidana Narkoba 
12. Pasal tentang Contempt of Court Pasal di RUU KUHP tentang penghinaan terhadap badan peradilan atau contempt of court juga dikritik. 
13. Pasal Tindak Pidana terhadap Agama
14. Pasal terkait Pelanggaran HAM Berat (pasal 598-599) Penjelasan soal poin-poin pasal ini bisa dibaca di (Isi RUU KUHP dan Pasal Kontroversial Penyebab Demo Mahasiswa Meluas). Pada 20 September lalu, Presiden Joko Widodo meminta DPR untuk menunda pengesahan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). 

Dalam keterangan persnya, ia mengatakan, penundaan itu dilakukan setelah melihat berbagai kritik atas sejumlah pasal. “Dan setelah mencermati masukan-masukan dari berbagai kalangan yang berkeberatan dengan sejumlah substansi-substansi RUU KUHP, saya berkesimpulan masih ada materi-materi yang membutuhkan pendalaman lebih lanjut,” ujar Jokowi di Istana Bogor, Jumat (20/9/2019) siang. “Untuk itu saya telah memerintahkan Menteri Hukum dan HAM sebagai wakil pemerintah, untuk menyampaikan sikap ini kepada DPR RI, yaitu agar pengesahan RUU KUHP ditunda. Dan pengesahannya tidak dilakukan oleh DPR periode ini,” tambahnya. Respons Ketua DPR RI Setelah serangkaian demo yang dilakukan diberbagai daerah, terutama aksi di Jakarta yang menyasar gedung DPR RI. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Soesatyo angkat suara. Ia mengatakan semua Rancangan Undang-Undang (RUU) yang ditolak mahasiswa sudah ditunda. "Semua Rancangan Undang-Undang [RUU] sudah kami tunda, jadi tidak ada lagi yang harus disampaikan aspirasinya," ujar Ketua DPR yang akrab disapa Bamsoet itu di RS Pelni Petamburan Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). Namun, ketika ditanyakan sampai kapan penundaan tersebut, Bamsoet tidak bisa memastikan. Namun, jika anggota DPR yang bertugas sampai 30 September tidak bisa menyelesaikan, maka akan dilanjutkan ke pembahasan ke periode berikutnya. Bamsoet mengatakan akan menyerahkan kepada mahasiswa jika memang masih ada yang ingin menyampaikan penolakannya ke Gedung DPR. "Saya membuka diri, sampaikan apa yang menjadi aspirasinya. Dan nanti apa yang bisa kami lakukan dalam kapasitasnya kami sebagai Dewan Perwakilan Rakyat," ujar Bamsoet.

Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
  
tanggal: 24 september 2019

Setelah demo mahasiswa mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.

Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT
Setelah demo mahasiswa mengepung Gedung DPR RI Jakarta pada kemarin, mahasiswa di berbagai daerah kembali menggelar aksi, seperti di Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sumatra Barat dan wilayah lainnya, Rabu, 25 September 2019.

Baca selengkapnya di artikel "Mengapa Mahasiswa Demo di DPR, Pasal Kontroversi RKUHP Jadi Alasan", https://tirto.id/eiHT

Kamis, 22 Agustus 2019

My Brithday Seventen

Happy Brithday 
Begitu banyak kejutan yang ku temukan dihari ulang tahun ini.
aku merasa menjadi orang yang beruntung bisa disayangi oleh banyak orang.
di umurku yang 17 tahun ini aku menemukan kejutan yang tak pernah ke duga.
My Wish to My Britday:
- Semoga bisa menjadi anak yang sukses dunia akhirat
-Semoga selalu diberikan umur yang panjang
-Semoga selalu diberikan rezeki yang melimpah
-Semoga ditahun ini bisa menjadi yang lebih baik lagi
-Semoga menjadi lebih dewasa lagi
-Semoga diberikan kemudahan dalam belajarnya
-Dan semoga apa yang diimpikan dan cita-citakan akan segera tercapai.
Amiiinnnn....

Dan ucapan terima kasih kepada semuanya:
-My friends DEIZA *.* ^.<
-For you all: Putmal, Rosita, Intan, Liza, Kholisah, untuk kejutan dan jebakannya
-And My little family: Mba Fira, Mba Ismi, Mba Tuti, Ida, Lili, dan Syifa untuk perayaannya.
-And to my motivasi Mba Maula Hania makasih untuk vidionya.
-And to you My litle sister Syarifah, Labibah, Mita, dan Dillah.
-And thank to Ilham Irsyad untuk doa-doanya. *,*
-And untuk kamu Ahmad Gifari, Thank you soo much untuk semuanya. ^.^ 

nidaamiratunnisa

Saya percaya, kebaikan sering lahir dari langkah sederhana. Tidak selalu dalam bentuk yang besar atau monumental, tetapi justru dari aksi ke...